Dalam sistem pemerintahan nagari di Sumatera Barat, Wali Nagari merupakan pimpinan tertinggi dalam penyelenggaraan pemerintahan di tingkat nagari. Di Nagari Koto Gadang, jabatan ini memiliki makna yang tidak hanya administratif, tetapi juga kultural, sebab seorang Wali Nagari menjadi jembatan antara nilai adat Minangkabau yang telah diwariskan turun-temurun dengan tata kelola pemerintahan modern.

Wali Nagari berperan sebagai kepala pemerintahan yang bertugas mengatur, mengelola, dan memajukan nagari bersama perangkatnya. Ia memimpin pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan ekonomi, serta pelestarian adat dan budaya lokal.

Dalam menjalankan tugasnya, Wali Nagari bekerja sama dengan lembaga-lembaga nagari seperti Badan Permusyawaratan Nagari (Bamus), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Nagari (LPMN), Kerapatan Adat Nagari (KAN), dan elemen masyarakat lainnya.

Di Koto Gadang, kepemimpinan Wali Nagari dipandang sebagai amanah dari masyarakat dan pusaka dari leluhur. Seorang Wali Nagari dituntut untuk mampu menyeimbangkan nilai adat dengan tuntutan zaman, sesuai dengan falsafah Minangkabau:

“Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah; syarak mangato, adat mamakai.”

(Adat istiadat berdasarkan syariat Islam, dan syariat Islam bersumber dari Kitab Al-Qur’an)

Dengan semangat tersebut, Wali Nagari tidak hanya menjadi pelaksana pemerintahan, tetapi juga simbol persatuan, pelindung nilai adat, dan motor penggerak pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Sejak dahulu, Koto Gadang dikenal sebagai nagari yang melahirkan banyak tokoh besar, cendekiawan, pemimpin bangsa, dan perintis pendidikan. Semangat kepemimpinan itu terus hidup dalam diri setiap Wali Nagari yang memimpin dari masa ke masa.

Wali Nagari Koto Gadang diharapkan mampu menjadi figur yang meneladani kepemimpinan tradisional: yang tahu di nan ampek, pandai di nan tigo, artinya bijak dalam bertindak, cermat dalam berpikir, dan arif dalam memutuskan. Dengan cara itulah, pemerintahan nagari dapat berjalan selaras antara adat, agama, dan kebutuhan masyarakat masa kini.

Syafrianto

Wali Nagari

Vivi Susanti, S.Pt

Sekretaris Nagari

Febrina Ladiba, S.ST, M.Biomed

Kepala Seksi Pemerintahan

Willy Aditya, A.Md. Kom

Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat

Widya Putri, S.A.P

Kepala Seksi Pelayanan Masyarakat

Yossi Marisa

Kepala Urusan Tata Usaha & Umum

Widiya

Kepala Urusan Keuangan

Octaviandra Putra, S.T

Kepala Urusan Perencanaan

Mariam Aulia, S.Gz

Staf Badan Permusyawaratan Nagari

Randy

Staf Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Rahmat Al Hafiz

Wali Jorong Gantiang

Yudi Satria Rinaldi

Wali Jorong Koto Gadang

Novi Hardi Yanto

Wali Jorong Sutijo